Bergetar tubuhku menahan pedihnya
Bagai tersayat-sayat hatiku ini
Apa yang kau mau sudah ku berikan
Setelah puas kau pun berlalu
Bagai tersayat-sayat hatiku ini
Apa yang kau mau sudah ku berikan
Setelah puas kau pun berlalu
[
Tiada bulan madu yang pernah kau janji
Apalagi malam pertama yang syahdu
Ternoda cintaku, ternoda diriku
Kejam, kejam, kejamnya dunia..
Tiada bulan madu yang pernah kau janji
Apalagi malam pertama yang syahdu
Ternoda cintaku, ternoda diriku
Kejam, kejam, kejamnya dunia..
Yang ku sesali bukannya kau
Ingkar janji sayang
Yang ku tangisi karna Ku ternoda sayang
Yang sungguh menyayat hati
Mengapa kita harus berjumpa
Tiada bulan madu yang pernah kau janji
Apalagi malam pertama yang syahdu
Ternoda cintaku, ternoda diriku
Kejam, kejam, kejamnya dunia..
Yang ku sesali bukannya kau
Ingkar janji sayang
Yang ku tangisi karna Ku ternoda sayang
Yang sungguh menyayat hati
Mengapa kita harus berjumpa
Yang sungguh menyayat hati
Mengapa kita harus berjum
Yang sungguh menyayat hati
Mengapa kita harus berjumpa
Yang sungguh menyayat hati
Mengapa kita harus berjum
Mengapa kau tak pernah lagi
Melihat dan menemani diriku sayang
Seandainya daun-daun berbisik
Dia akan bercerita tentang hati ini
Melihat dan menemani diriku sayang
Seandainya daun-daun berbisik
Dia akan bercerita tentang hati ini
Malam-malam sepi begini
Terasa panjang dan sangat menyiksa diri
Rasa sunyi rasa rindu pada dirimu
Menyatu di dalam kebisuan malam ini
Mengapa kita saling menyiksa diri
Sedangkan rinduku rindumu berpadu
Mengapa kita berdua
Tak pernah jujur mengakuinya
Mengapa kita harus hidup tersiksa
Sedangkan cintaku cintamu menyatu
Jangan biarkan membara
Api cemburu di dalam hidup ini
Malam-malam sepi begini
Terasa panjang dan sangat menyiksa diri
Rasa sunyi rasa rindu pada dirimu
Menyatu di dalam kebisuan malam ini
Mengapa kita saling menyiksa diri
Sedangkan rinduku rindumu berpadu
Mengapa kita berdua
Tak pernah jujur mengakuinya
Mengapa kita harus hidup tersiksa
Sedangkan cintaku cintamu menyatu
Jangan biarkan membara
Api cemburu di dalam hidup ini
Menyatu hati kita berdua
Dalam rintik hujan di senja itu
Mata pun terpejam syahdu
Hati berbunga rindu terobati
Dalam rintik hujan di senja itu
Mata pun terpejam syahdu
Hati berbunga rindu terobati
Kisahmu tentang rumah yang mungil
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan
Mimpi-mimpi tinggal mimpi
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu
Kisahmu tentang rumah yang mungil
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan
Mimpi-mimpi tinggal mimpi
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu
Disini setahun yang lalu
Menyatu hatiku dan hatimu
Tanpa janji-janji tanpa kemesraan
Kau diam aku pun membisu
Menyatu hatiku dan hatimu
Tanpa janji-janji tanpa kemesraan
Kau diam aku pun membisu
Kau pergi dalam cita-cita
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Kau pergi dalam cita-cita
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayang
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayang
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Selamanya, selamanya
Disini aku pun sendiri
Dan masih seperti yang dulu
Kesetiaan yang kumiliki hanya untuk dirimu
Sampai akhir hidup ini
Dan masih seperti yang dulu
Kesetiaan yang kumiliki hanya untuk dirimu
Sampai akhir hidup ini
Apapun akan ku korbankan
Demi keutuhan engkau dan aku
Semua yang aku miliki cinta dan kerinduan
Kasih.. semua untukmu
Demi keutuhan engkau dan aku
Semua yang aku miliki cinta dan kerinduan
Kasih.. semua untukmu
Saat ini akupun tak ingin sendiri
Ku cari bayanganmu di sudut sana
Pelukan mesra yang tulus darimu
Betapa engkau ku kasihi
Ku cari bayanganmu di sudut sana
Pelukan mesra yang tulus darimu
Betapa engkau ku kasihi
Disini aku pun sendiri
Dan masih seperti yang dulu
Kesetiaan yang kumiliki hanya untuk dirimu
Sampai akhir hidup ini
Dan masih seperti yang dulu
Kesetiaan yang kumiliki hanya untuk dirimu
Sampai akhir hidup ini
Saat ini akupun tak ingin sendiri
Ku cari bayanganmu di sudut sana
Pelukan mesra yang tulus darimu
Betapa engkau ku kasihi
Betapa engkau ku kasihi
Ku cari bayanganmu di sudut sana
Pelukan mesra yang tulus darimu
Betapa engkau ku kasihi
Betapa engkau ku kasihi
Bila kau seorang diri Jangan kau bersedih
Bila kau seorang diri Ku ingin menemani
Bila kau seorang diri Ku ingin menemani
Kan ku ceritakan tentang Sekuntum mawar merah
Kan ku nyanyikan lagu Tentang asmara
Kan ku nyanyikan lagu Tentang asmara
Bila kau seorang diri Tanya pada hatimu
Walau kau seorang diri Aku kan menemani
Walau kau seorang diri Aku kan menemani
Masih ada di sana
Segelas anggur merah
Dia kan bercerita Tentang dunia..
Dia kan bercerita Tentang dunia..
Apa saja yang ada di hatimu Aku pun tahu
Apa saja yang ada hatiku Engkau pun tahu
Kau duduk disana Ku duduk disini menyepi
Dari dunia ini Yang takkan perduli
Apa saja yang ada hatiku Engkau pun tahu
Kau duduk disana Ku duduk disini menyepi
Dari dunia ini Yang takkan perduli
Nyanyikan saja lagu
Tentang gereja tua
Bukannya lagu tentang Engkau dan aku
Bukannya lagu tentang Engkau dan aku
Apa saja yang ada di hatimu Aku pun tahu
Apa saja yang ada hatiku
Engkau pun tahu Kau duduk disana
Ku duduk disini menyepi Dari dunia ini
Yang takkan perduli Nyanyikan saja lagu
Tentang gereja tua Bukannya lagu tentang
Engkau dan aku…
Apa saja yang ada hatiku
Engkau pun tahu Kau duduk disana
Ku duduk disini menyepi Dari dunia ini
Yang takkan perduli Nyanyikan saja lagu
Tentang gereja tua Bukannya lagu tentang
Engkau dan aku…
Mengapa harus begini
Tiada lagi kehangatan
Memang ku sadari sering kutinggalkan
Kau seorang diri
Tiada lagi kehangatan
Memang ku sadari sering kutinggalkan
Kau seorang diri
Bukannya aku sengaja
Meninggalkan kau sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihku kepadamu
Meninggalkan kau sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihku kepadamu
Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini
Tiap hari hingga malam berakhir
Ku tahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada satu pengganti dirimu
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini
Tiap hari hingga malam berakhir
Ku tahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada satu pengganti dirimu
Bukannya aku sengaja
Meninggalkan kau sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihku kepadamu
Meninggalkan kau sendiri
Aku menyadari
Bukan sandiwara kasihku kepadamu
Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini
Tiap hari hingga malam berakhir
Ku tahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada satu pengganti dirimu
Bukan, bukan, bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini
Tiap hari hingga malam berakhir
Ku tahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada satu pengganti dirimu
Malam ini Coba kau renungkan
Di saat cinta harus memilih Dalam hatimu
Jangan kau coba Membagi kasih sayangmu
Di saat cinta harus memilih Dalam hatimu
Jangan kau coba Membagi kasih sayangmu
Suatu hari
Akan ada lagi
Bila kau masih mendua hati
Membagi kemesraan
Siapapun dia Takkan maafkan dirimu
Bila kau masih mendua hati
Membagi kemesraan
Siapapun dia Takkan maafkan dirimu
Jangan janjikan cinta yang biru
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Jangan bisikkan rindu yang semu
Bila kau hanya menabur duka di hati
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Jangan bisikkan rindu yang semu
Bila kau hanya menabur duka di hati
Malam ini
Coba kau renungkan
Bila kau masih mendua hati
Membagi kemesraan
Siapapun dia Takkan maafkan dirimu
Jangan janjikan cinta yang biru
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Jangan bisikkan rindu yang semu
Bila kau hanya menabur duka di hati
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Jangan bisikkan rindu yang semu
Bila kau hanya menabur duka di hati
Bila kau hanya bermanis-manis di bibir
Mulanya biasa saja
Kita saling bercanda
Berbincang seadanya Semua biasa saja
Berbincang seadanya Semua biasa saja
Tak pernah ku bayangkan Akhirnya datang juga
Gelisah dan rinduku Menyatu dalam mimpi
Gelisah dan rinduku Menyatu dalam mimpi
Malam-malam begini
Termenung ku sendiri
Menunggu kau disini Kehadiran dirimu
Menunggu kau disini Kehadiran dirimu
Di kamar sepi bisu
Ku cari bayang-bayangmu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Mulanya biasa saja
Kita saling bercanda
Berbincang seadanya Semua biasa saja
Berbincang seadanya Semua biasa saja
Malam-malam begini
Termenung ku sendiri
Menunggu kau disini Kehadiran dirimu
Menunggu kau disini Kehadiran dirimu
Di kamar sepi bisu
Ku cari bayang-bayangmu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Di dalam hati ini Merindukan dirimu
Mungkin lebih baik begini Menyendiri di sudut
kotaini
Ku tutup pintu hati
Untuk semua cinta walau batin ini menangis
Ku tutup pintu hati
Untuk semua cinta walau batin ini menangis
Jangan datang atau titip salam
Hanya menambah luka di hatiku
Hapuslah namaku, hapuslah semua
Kisah kasih yang pernah ada
Biarkan aku sendiri Menyendiri tanpa dirimu lagi
Walau harus ku akui
Hanya engkau yang sangat ku sayangi
Hatiku pun tak ingin mencari
Pengganti dirimu
Hapuslah namaku, hapuslah semua
Kisah kasih yang pernah ada
Biarkan aku sendiri Menyendiri tanpa dirimu lagi
Walau harus ku akui
Hanya engkau yang sangat ku sayangi
Hatiku pun tak ingin mencari
Pengganti dirimu
Mungkin lebih baik begini Menyendiri di sudut kota ini
Ku tutup pintu hati
Untuk semua cinta walau batin ini menangis
Jangan datang atau titip salam
Hanya menambah luka di hatiku
Hapuslah namaku, hapuslah semua
Kisah kasih yang pernah ada
Biarkan aku sendiri
Menyendiri tanpa dirimu lagi
Walau harus ku akui
Hanya engkau yang sangat ku sayangi
Hatiku pun tak ingin mencari
Pengganti dirimu
Hatiku pun tak ingin mencari
Pengganti dirimu
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu, padamu
Yang rindu, padamu
Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Betapa sedih rasa dihati
Yang kunanti tiada kembali
Haruskah ku hidup sendiri
Tanpa kawan lagi
Yang kunanti tiada kembali
Haruskah ku hidup sendiri
Tanpa kawan lagi
Dalam kerinduan Ku menanti sayang
Dalam kerinduan Hatiku
Dalam kerinduan Hatiku
Dalam kerinduan Ku menanti sayang
Dalam kerinduan Hatiku
Dalam kerinduan Hatiku
Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Oh sayang..
Yang rindu padamu
Oh sayang..
Ketika pertama ku jumpa denganmu
Bukankah pernah ku tanyakan padamu Kasih..
Jangan kecewakan kepada diriku
Akan menyesalkah hidup denganku Nanti..
Bukankah pernah ku tanyakan padamu Kasih..
Jangan kecewakan kepada diriku
Akan menyesalkah hidup denganku Nanti..
Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku Dulu..
Pernah satu hati mengisi hidupku Dulu..
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita Kasih..
Semua terserah padamu
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Sebelum terlanjur kita jauh berangkat
Tolong katakan saja
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Sebelum terlanjur kita jauh berangkat
Tolong katakan saja
(Kasih, apapun yang ada di dirimu,
Aku akan selalu sayang padamu)
Aku akan selalu sayang padamu)
Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku Dulu..
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita Kasih..
Pernah satu hati mengisi hidupku Dulu..
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita Kasih..
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu Apapun.. Kau katakan
Ku hormati keputusanmu Apapun.. Kau katakan
Semua terserah padamu
Aku begini adanya Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Aku begini adanya Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Sebelum terlanjur kita jauh melangkah
Kau katakan saja
Kau katakan saja
Mimpikah diriku Melihat dirimu
Walau kau berada Dekat di sisiku
Namun terasa jauh
Walau kau berada Dekat di sisiku
Namun terasa jauh
Dimana ceria Ciri khas dirimu
Dimana candamu Dimana manjamu
Yang ku suka darimu
Dimana candamu Dimana manjamu
Yang ku suka darimu
Kau bukan dirimu lagi
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang Dimana kasihmu
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang Dimana kasihmu
Ku lihat dari wajahmu Cara menghias rindumu
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
[Semua tlah berlalu sayang
Ku bukan yang dulu lagi]
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
Mimpikah diriku Melihat dirimu
Walau kau berada Dekat di sisiku
Namun terasa jauh
Walau kau berada Dekat di sisiku
Namun terasa jauh
Dimana ceria Ciri khas dirimu
Dimana candamu Dimana manjamu
Yang ku suka darimu
Dimana candamu Dimana manjamu
Yang ku suka darimu
Kau bukan dirimu lagi
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang Dimana kasihmu
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang Dimana kasihmu
Ku lihat dari wajahmu Cara menghias rindumu
Kini ku sadari sayang Kau bukan milikku
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
Kini ku sadari sayang Kau bukan milikku
Kini ku sadari sayang Kau bukan dirimu
\
Ku anggap cinta Hanya sandiwara
Hanya tawa dan canda Hanya perih merana
Nanti juga kan sirna
Hanya tawa dan canda Hanya perih merana
Nanti juga kan sirna
Kini kau rasa Pahit pedihnya cinta
Mengapa kau lepaskan Kini jadi sesalan
Kasih kita dulu
Mengapa kau lepaskan Kini jadi sesalan
Kasih kita dulu
Kini kau selusuri Jalan-jalan memori
Kau harapkan bertemu Kekasih yang kau rindu
Kau harapkan bertemu Kekasih yang kau rindu
Tiada bisa kau lupa.. Wajah dan senyumannya
Smakin lama kau coba Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa
Smakin lama kau coba Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa
Bukit berbunga Menyusur berdua
Kau selalu kesana Seakan dia disana
Menantikan dirimu Terbayang-bayang
Manis dalam kenangan
Kini baru kau rasa Kasih tiada duanya
Cinta tiada taranya
Kau selalu kesana Seakan dia disana
Menantikan dirimu Terbayang-bayang
Manis dalam kenangan
Kini baru kau rasa Kasih tiada duanya
Cinta tiada taranya
Kini kau selusuri Jalan-jalan memori
Kau harapkan bertemu Kekasih yang kau rindu
Kau harapkan bertemu Kekasih yang kau rindu
Tiada bisa kau lupa.. Wajah dan senyumannya
Smakin lama kau coba Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa Smakin lama kau coba
Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa
Smakin lama kau coba Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa Smakin lama kau coba
Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa
Patah hatiku jadinya
Merana berputus asa
Merindukan dikau yang tiada
Terbayang setiap masa
Merana berputus asa
Merindukan dikau yang tiada
Terbayang setiap masa
O oh risaulah hatiku
Dan musnah harapanku
Apakah aku berdosa
Aduh malanglah hidupku
Dan musnah harapanku
Apakah aku berdosa
Aduh malanglah hidupku
Bila ku terkenang
Akan masa yang silam
Air mata berlinang
Akan masa yang silam
Air mata berlinang
Oh oh begini rasanya
Kasih memutus cinta
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Kasih memutus cinta
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Bila ku terkenang
Akan masa yang silam
Air mata berlinang
Akan masa yang silam
Air mata berlinang
Oh oh begini rasanya
Kasih memutus cinta
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Kasih memutus cinta
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Namun ku doakan dikau slalu
Bahagialah hidupmu
Di kala sang bulan purnama
Bersinar diatas telaga
Terdengar suara mendera
Melagukan balada tua
Bersinar diatas telaga
Terdengar suara mendera
Melagukan balada tua
Kisah seorang putri
Yang telah patah hati
Lalu bunuh diri
Yang telah patah hati
Lalu bunuh diri
Tenggelam di telaga sunyi
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Kisah seorang putrid
Yang telah patah hati
Yang telah patah hati
Lalu bunuh diri
Tenggelam di telaga sunyi
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi kan ku harap Darimu
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi kan ku harap Darimu
Jauh di mata ku tahu
Dekat di hati kau tahu
Tapi kini kau lupakan Janjimu
Dekat di hati kau tahu
Tapi kini kau lupakan Janjimu
Jangan harap Ku kembali untukmu lagi
Jangan harap Ku datang lagi untukmu
Jangan harap Ku datang lagi untukmu
Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap Darimu
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap Darimu
Jangan harap
Ku kembali untukmu lagi
Jangan harap
Ku datang lagi untukmu
Ku kembali untukmu lagi
Jangan harap
Ku datang lagi untukmu
Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap Darimu
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap Darimu
0 Response to "BAG 5 LIRIK LAGU KENANGAN INDONESIA"
Posting Komentar